STORIES for CHILDREN by Sister Farida

(www.wol-children.net)

Search in "Indonesian":

( Home -- Indonesian -- Perform a PLAY -- 055 (055 Innocent in jail 3)

This page in: -- Arabic? -- Aymara -- Azeri -- Bengali? -- Bulgarian -- Cebuano -- Chinese -- English -- Farsi? -- French -- German -- Guarani -- Hebrew? -- Hindi -- INDONESIAN -- Italian -- Korean -- Kyrgyz -- Malayalam? -- Portuguese -- Quechua? -- Romanian? -- Russian -- Serbian? -- Spanish-AM -- Spanish-ES -- Tamil -- Turkish -- Urdu? -- Uzbek

Previous Piece -- Next Piece

DRAMA -- tampilkan itu di depan teman-temanmu!
Sandiwara untuk ditampilkan oleh anak-anak

55. Tidak bersalah dipenjara 3


Pintu penjara ditutup dengan suara keras. Penjaga penjara kemudian menguci pintu itu dan pergi dari situ. Yusuf duduk di dalam ruangan penjara. Tidak bersalah! Ia sudah melakukan apa yang baik, tetapi justru ia harus masuk ke dalam penjara. Bisakah kamu membayangkan perasaannya.

Yusuf berpikir keras dan berpikir keras.

(suara musik menjadi latar belakang saat ia berpikir)

Di dalam pikirannya, ia melihat kakak-kakaknya. Beberaa tahun sebelumnya mereka sudah menjual dia sebagau budak kepada seorang kaya di Mesir. Mereka membenci dia, hanya karena Allah pernah mengatakan kepadanya bahwa Allah akan menjadikan Yusuf sebagai seorang pemimpin besar.

Di tanah piramid yang dikuasai oleh Firaun, Potifar membeli Yusuf sebagai budak. Yusuf bekerja dengan baik di rumah Potifar. Pejabat di istana Firaun itu sangat heran; dia belum pernah memiliki pegawai yang rajin seperti Yusuf. Semua yang dilakukan oleh Yusuf pasti berhasil. Tidak pernah ada yang gagal. Kamu tahu apa rahasianya? Kasih tahu enggak ya? Rahasianya adalah karena Allah menyertai dan menolong Yusuf.

Potifar membiarkan Yusuf mengatur rumah dan semua ladangnya. Yusuf sangat bisa diandalkan dan sangat tampan. Isteri Potifar jatuh cinta kepadanya dan ingin agar Yusuf melakukan apa yang dilakukan suaminya kepadanya.

Apakah itu benar? Hukum Allah mengatakan: Jangan berzinah. Hukum itu masih berlaku sampai sekarang. Yusuf ingat hukum Allah itu dan tidak mau membiarkan dirinya terbujuk ke dalam rayuan isteri Potifar.

Suatu hari isteri Potifar berusaha menggoda Yusuf lagi.

Apa yang kamu lakukan kalau ada orang yang menggoda kamu untuk melakukan sesuatu yang buruk? Lakukan seperti yang dilakukan oleh Yusuf: ia lari dari dosa. Perempuan itu merenggut jubah Yusuf dan memegangnya erat-erat, tetapi Yusuf melepaskan jubahnya dan lari secepat-cepatnya. Ia memilih untuk tidak melakukan dosa bersama dengan istri bossnya. Tetapi isteri bossnya itu menjadi sangat marah dan merencanakan untuk membalas kepada Yusuf.

Ketika suaminya pulang dari pekerjaannya, ia melaporkan bahwa Yusuf sudah berani masuk ke kamar tidurnya dan berusaha untuk memaksakan keinginannya. Ketika ia berteriak, Yusuf kemudian melarikan diri dan meninggalkan jubahnya. Jubah itu menjadi buktinya.

Potifar percaya kepada kebohongan isterinya itu dan menjadi sangat marah kepada Yusuf. Ia langsung menyeret Yusuf ke dalam penjara.

Tetapi Allah menyertai Yusuf di dalam penjara juga, dan itulah sebabnya kisah tentang Yusuf belum selesai.

Allah masih memiliki banyak rencana untuk Yusuf, bahkan kalaupun saat itu Yusuf belum bisa melihatnya.

Di dalam kisah selanjutnya, cerita mengenai Yusuf akan kita lanjutkan.


Tokoh: Narator

© Copyright: CEF Germany

www.WoL-Children.net

Page last modified on February 26, 2018, at 09:14 AM | powered by PmWiki (pmwiki-2.2.109)