STORIES for CHILDREN by Sister Farida

(www.wol-children.net)

Search in "Indonesian":

Home -- Indonesian -- Perform a PLAY -- 088 (The big contest question)

This page in: -- Arabic? -- Aymara -- Azeri -- Bengali -- Bulgarian -- Cebuano -- Chinese -- English -- Farsi? -- French -- German -- Guarani -- Hebrew? -- Hindi -- INDONESIAN -- Italian -- Korean -- Kyrgyz -- Malayalam? -- Portuguese -- Quechua? -- Romanian? -- Russian -- Serbian? -- Spanish-AM -- Spanish-ES -- Tamil -- Turkish -- Urdu? -- Uzbek

Previous Piece -- Next Piece

DRAMA -- tampilkan itu di depan teman-temanmu!
Sandiwara untuk ditampilkan oleh anak-anak

88. Pertanyaan sayembara besar


Pertanyaan untuk sayembara: Siapakah orang yang paling bijaksana?

Anak perempuan: "Pasti Stefan, murid kesayangan guru di kelasku."

Anak laki-laki: "Aku pikir Dirk yang pikirannya cerdas seperti komputer."

Anak perempuan: "Oh dia. Dia pikir dia cerdas, tetapi sebenarnya bagaimana?"

Apakah kamu tahu orang-orang lainnya?

Anak laki-laki: "Profesor di universitas."

Anak perempuan: "Atau seseorang yang begitu pandai sampai bisa menemukan sesuatu."

Anak laki-laki: "Sebagai contohnya, Einstein atau Pythagoras."

Pertanyaanku masih belum terjawab.

Apakah kamu tahu siapakah orang yang paling bijaksana?

Dengarkan apa yang dikatakan oleh Alkitab.

Menurut Yesus, siapakah orang yang bijaksana? Perhatikan dengan baik, karena kamu juga bisa menjadi orang yang paling bijaksana.

Yesus: "Semua orang yang mendengarkan perkataan-Ku dan melakukannya adalah seorang yang bijaksana. Dia seperti seseorang yang membangun rumahnya di atas batu. Itu berarti dia membangun rumahnya di atas pondasi yang kokoh, meskipun tidak bisa langsung kelihatan hasilnya. Rumahnya berdiri di atas dasar yang kokoh. Ketika badai datang atau banjir melanda, dan angin menerjang serta hujan deras turun, rumahnya akan tetap berdiri dengan kuat. Rumahnya tidak menjadi roboh karena didirikan di atas dasar yang sangat kuat.

Tetapi semua orang yang mendengarkan perkataan-Ku tetapi tidak mau melakukannya adalah orang yang bodoh. Dia seperti membangun rumahnya di atas pasir.

Ketika badai menerjang dan angin menerpa, rumahnya hancur berantakan. Rumahnya akan roboh dan besarlah kerugiannya.''

Orang-orang yang mendengar perkataan Yesus sangat terkesan dengan pengajaran-Nya. Bukan gelar atau tanda penghargaan atau perkataan yang besar-besar yang menjadi tanda kehebatan seseorang. Lalu apa?

Ada satu cara kamu bisa mengetahui apakah seseorang itu bijaksana atau tidak.

Kalau kamu memiliki Alkitab, bacalah Matius pasal 7 ayat 24.

Matius pasal 7, ayat 24 menjelaskan kepadamu jawaban untuk sayembara ini dalam satu kalimat. Siapakah orang yang bijaksana?

Hubungi aku kalau kalian sudah mendapatkan jawabannya. Maukah kamu ikut sayembara ini?

Pikirkan juga apakah kamu termasuk golongan orang bijaksana sebagaimana yang dijelaskan oleh Yesus.


Tokoh: Narator, anak laki-laki, anak perempuan, Yesus

© Copyright: CEF Germany

www.WoL-Children.net

Page last modified on February 26, 2018, at 11:06 AM | powered by PmWiki (pmwiki-2.2.109)