STORIES for CHILDREN by Sister Farida

(www.wol-children.net)

Search in "Indonesian":

Home -- Indonesian -- Perform a PLAY -- 006 (9 to 1)

This page in: -- Arabic? -- Aymara -- Azeri -- Bengali -- Bulgarian -- Cebuano -- Chinese -- English -- Farsi? -- French -- German -- Guarani -- Hebrew? -- Hindi -- INDONESIAN -- Italian -- Korean -- Kyrgyz -- Malayalam? -- Portuguese -- Quechua? -- Romanian? -- Russian -- Serbian? -- Spanish-AM -- Spanish-ES -- Tamil -- Turkish -- Urdu? -- Uzbek

Previous Piece -- Next Piece

DRAMA -- tampilkan itu di depan teman-temanmu!
Sandiwara untuk ditampilkan oleh anak-anak

6. 9 menjadi 1


Para murid mengadakan perjalanan ke tempat yang jauh bersama Yesus. Kalau kamu membaca Alkitab, kamu bisa melihat bahwa mereka mengunjungi banyak tempat di Israel. Para murid mendapatkan kesempatan yang indah: mereka bisa melihat sendiri ketika Yesus menyembuhkan orang-orang sakit, ketika Ia berdoa kepada Bapa-Nya yang ada di surga, ketika Ia meredakan angin ribut hanya dengan perkataan-Nya saja.

Di dalam Injil Lukas, Yesus berjalan bersama dengan para murid-Nya di jalanan yang berdebu dan sampai ke sebuah kota kecil di antara daerah Samaria dan Galilea.

Orang-orang kusta: “Yesus, Tuhan, tolonglah kami!”

Inilah yang diteriakkan oleh kesepuluh orang itu ketika mereka melihat Yesus.

Ketika para murid mendekat, mereka melihat bahwa sepuluh orang itu menderita penyakit kusta. Kusta adalah penyakit yang sangat mengerikan yang awalnya hanya berupa binyik-bintik di kulit tetapi kemudian menyerang bagian-bagian tubuh lainnya.

Orang-orang yang berpenyakit kusta diusir dari lingkungan mereka. Mereka harus tinggal di gua-gua atau di tempat-tempat terbuka. Mereka tidak diperbolehkan menyentuh siapapun. Semua orang juga menjauh dari mereka. Tetapi Yesus tidak menjauh.

Orang-orang kusta: “Yesus, tolonglah kami!”

Yesus: “Pergilah kepada imam. Ia yang akan memeriksa kalian.”

Dengan perkataan itu, Yesus menyuruh orang-orang itu mendatangi orang yang memimpin ibadah-ibadah di rumah ibadah dan yang juga memiliki kewenangan dalam bidang medis. Imam adalah satu-satunya orang yang berhak untuk memberikan surat yang menyatakan kalau orang-orang kusta itu memang sudah sembuh.

Pada saat itu juga kesepuluh orang itu langsung berangkat. Di perjalanan, mereka menyadari sesuatu.

Orang-orang kusta: “Kita sudah sembuh! Kulit kita sudah sehat lagi!”

Salah satu dari orang-orang itu berbalik dan berlari kembali kepada Tuhan Yesus. Sesampainya di dekat Yesus, ia berlutut di depan kaki Yesus.

Orang sakit kusta: “Terima kasih, Tuhan, karena Engkau membuat aku sehat lagi! Terima kasih banyak!”

Yesus memandang orang yang sedang merasakan kegembiraan itu dan bertanya:

Yesus: “Bukankah ada sepuluh orang yang Aku sembuhkan? Dimana yang sembilan lagi? Apakah mereka tidak mau kembali dan berterima kasih kepada-Ku?”

Ya, hanya satu saja! Satu saja orang yang berterima kasih.

Bagaimana dengan kamu? Apa yang membuat kamu mau berterima kasih kepada Yesus di hari ini?


Tokoh: Narator, dua orang kusta, Yesus

© Copyright: CEF Germany

www.WoL-Children.net

Page last modified on February 26, 2018, at 07:58 AM | powered by PmWiki (pmwiki-2.2.109)