STORIES for CHILDREN by Sister Farida

(www.wol-children.net)

Search in "Indonesian":

Home -- Indonesian -- Perform a PLAY -- 058 (God puts everything right 6)

This page in: -- Arabic? -- Aymara -- Azeri -- Bengali? -- Bulgarian -- Cebuano -- Chinese -- English -- Farsi? -- French -- German -- Guarani -- Hebrew? -- Hindi -- INDONESIAN -- Italian -- Korean -- Kyrgyz -- Malayalam? -- Portuguese -- Quechua? -- Romanian? -- Russian -- Serbian? -- Spanish-AM -- Spanish-ES -- Tamil -- Turkish -- Urdu? -- Uzbek

Previous Piece -- Next Piece

DRAMA -- tampilkan itu di depan teman-temanmu!
Sandiwara untuk ditampilkan oleh anak-anak

58. Tuhan mengatur semuanya baik 6


Hari yang luar biasa! Saudara-saudara Yusuf mengadakan perjalanan kedua kalinya ke Mesir untuk membeli makanan. Mereka tidak tahu bahwa saudara mereka sudah menjadi Penguasa nomor dua atas seluruh negeri Mesir, saudara yang pernah mereka jual sebagai budak 20 tahun yang lalu karena mereka iri kepadanya.

Yusuf memerintahkan agar pembantu-pembantunya menyiapkan pesta. Urutan tempat duduk juga sudah diatur seperti di rumah mereka. Aneh, pikir saudara-saudara Yusuf. Akhirnya mereka merasa lega bahwa mereka bisa pulang ke rumah mereka dengan membawa karung yang penuh dengan makanan. Tetapi mereka masih belum jauh dari sana ...

Hamba Yusuf: "Berhenti! Jangan bergerak! Kalian mencuri cawan perak milik tuanku."

Saudara: "Tidak, kami tidak mencuri apapun. Silahkan periksa saja."

Hamba itu kemudian memeriksa semua barang bawaan mereka. Karung terakhir yang mereka buka adalah karung milik Benyamin.

Hamba Yusuf: "Ini dia pencurinya. Kalian yang lain, pulanglah ke tempat asal kalian. Dan kau akan tetap tinggal di sini sebagai budak."

Mereka semua kembali menghadap Yusuf. Dengan gemetar ketakutan, mereka sujud di hadapan Yusuf. Yusuf sudah menyuruh salah seorang hambanya untuk meletakkan cawan itu di karung Benyamin untuk menguji saudara-saudaranya. Apakah mereka akan tetap bersatu atau hati mereka justru tetap jahat? Yusuf berkata dengan keras kepada mereka.

Yusuf: "Mengapa kalian melakukan hal ini? Pencuri itu harus tetap tinggal di sini sebagai budakku."

Kemudian Yehuda berkata.

Saudara: "Lepaskanlah Benyamin, dan tangkap saja aku dan jadikan aku sebagai budak. Kalau Benyamin tinggal, ayah kami bisa mati karena sedih."

Ternyata saudara-saudaranya sudah sangat rukun bersatu. Lalu Yusuf membuka penyamarannya kepada mereka.

Yusuf: "Tidakkah kalian mengenal aku? Akulah Yusuf, saudaramu."

Saudara-saudara Yusuf tidak bisa berkata apa-apa. Yusuf yang menangis penuh kebahagiaan dan memeluk mereka semua.

Yusuf: "Allah yang mengutus aku ke Mesir agar kalian semua bisa tetap hidup. Pergilah dan jemputlah ayah dan juga semua keluarga kalian. Masa kelaparan masih akan berlangsung selama lima tahun lagi, tetapi aku yang akan mengurus kalian."

Ia memberikan banyak hadiah untuk mereka bawa pulang.

Ayah mereka sangat bersukacita ketika mendengar bahwa Yusuf masih hidup. Dan tidak lama kemudian, 70 orang itu pindah dengan membawa semua harta milik mereka ke Mesir. Perayaan yang sangat luar biasa! Setelah 20 tahun, Yusuf bisa bertemu lagi dengan ayahnya. Allah membuat segala sesuatu menjadi indah. Dan sepuluh orang saudaranya kemudian mengakui kesalahan mereka.

Saudara: "Yusuf, maafkanlah kami atas semua yang pernah kami lakukan kepadamu. Kami minta maaf."

Yusuf: "Aku memaafkan kalian semua. Kalian bermaksud jahat, tetapi Allah mengubahkan menjadi kebaikan."

Allah mengubahkan segala sesuatu menjadi kebaikan! Rencana-Nya adalah untuk memelihara umat-Nya.


Tokoh: Narator, hamba Yusuf, Yusuf, saudara Yusuf

© Copyright: CEF Germany

www.WoL-Children.net

Page last modified on February 26, 2018, at 09:20 AM | powered by PmWiki (pmwiki-2.2.109)